Penerapan 6 Literasi Dasar pada Pengembangan Ekskul Di Jenjang SD Untuk Mendukung Kemandirian Sekolah

Penerapan 6 Literasi Dasar Pada Pengembangan Ekskul Di Jenjang SD Untuk Mendukung Kemandirian Sekolah

Sebenarnya Kegiatan ekstrakurikuler atau ekskul adalah kegiatan tambahan yang dilakukan di luar jam pelajaran yang dilakukan baik di sekolah atau di luar sekolah dengan tujuan untuk mendapatkan tambahan pengetahuan, keterampilan dan wawasan serta membantu membentuk karakter peserta didik sesuai dengan minat dan bakat masing.

Pada umumnya guru-guru ekskul adalah guru yang berasal dari guru inti di sekolah tersebut, atau bahkan dari para orang tua murid atau mitra yang memiliki kompetensi di bidang  seni, olahraga atau tulis menulis atau bidang ekskul lainnya. 

Ayo kita simak jenis dan bentuk kegiatan 

Ekstrakurikuler, pada pelaksanaan kurikulum 2013 dibedakan menjadi ekstrakurikuler wajib dan ekstrakurikuler pilihan .

Ekstrakurikuler wajib adalah kegiatan ekstrakurikuler yang wajib diselenggarakan oleh satuan pendidikan dan wajib diikuti oleh seluruh peserta didik. Kegiatan Ekstrakurikuler wajib pendidikan kepramukaan diperuntukan bagi  peserta  didik SD/MI,  SMP/MTs,  SMA/MA,  dan SMK/MAK. Pelaksananannya dapat bekerja sama dengan organisasi kepramukaan setempat/terdekat dengan mengacu kepada Pedoman dan  Prosedur  Operasi  Standar  Pendidikan  Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler wajib.


Kegiatan ekstrakurikuler pilihan adalah kegiatan ekstrakurikuler yang dapat dikembangkan dan diselenggarakan oleh satuan pendidikan dan dapat diikuti oleh peserta didik sesuai bakat dan minatnya masing-masing. Kegiatan ekstrakurikuler pilihan diselenggarakan oleh satuan pendidikan bagi peserta didik sesuai bakat dan minat peserta didik.

Adapun pengembangan kegiatan ekstrakurikuler maka satuan pendidikan melakukan tahapan sebagai berikut :

  1. Menganalisis  sumber daya yang diperlukan dalam penyelenggaraan kegiatan ekstrakurikuler
  2. Mengidentifikasi kebutuhan, potensi, dan minat peserta didik
  3. Menetapkan bentuk kegiatan yang diselenggarakan
  4. Mengupayakan  sumber  daya sesuai  pilihan peserta  didik  atau  menyalurkannya  ke  satuan  pendidikan atau lembaga lainnya
  5. Menyusun Program Kegiatan Ekstrakurikuler.

Bentuk-Bentuk Kegiatan Ekstrakurikuler

Berdasarkan bentuknya atau bidangnya, kegiatan ekstrakurikuler dapat dikelompokkan menjadi:

1. Kegiatan Ekstrakurikuler Krida

Kegiatan Ekstrakurikuler Krida misalnya: Kepramukaan, Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS), Palang  Merah  Remaja  (PMR), Usaha  Kesehatan  Sekolah  (UKS), Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), dan sebagainya.

2. Kegiatan Ekstrakurikuler Karya  ilmiah

Kegiatan Ekstrakurikuler Karya ilmiah misalnya: Kegiatan Ilmiah Remaja  (KIR),  kegiatan penguasaan keilmuan dan  kemampuan  akademik,  penelitian,  dan lainnya.

3. Kegiatan Ekstrakurikuler Latihan Olah-Bakat dan Minat

Kegiatan Ekstrakurikuler Latihan Olah-Bakat dan Minat misalnya: pengembangan bakat  olahraga,  seni  dan  budaya, pecinta  alam, bikers,  jurnalistik,  majalah dinding, teater, teknologi informasi dan komunikasi, rekayasa, fotografi, sinematografi, wirausaha, koperasi siswa, dsb.

4. Kegiatan Ekstrakurikuler Keagamaan

Kegiatan Ekstrakurikuler Keagamaan misalnya: pesantren  kilat,  ceramah  keagamaan,  baca tulis alquran, retreat, dsb.

Kegiatan ekstrakurikuler dapat dilaksanakan dalam berbagai lingkup, misalnya individual di mana peserta didik mengikuti kegiatan tersebut secara perorangan. Atau dapat juga kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan secara berkelompok misalnya menurut kelompok kelas, kelompok kelas paralel, atau kelompok antar kelas.

Prinsip-Prinsip pada Kegiatan Ekstrakurikuler

Dalam melaksanakan dan mengelola kegiatan ekstrakurikuler pada suatu satuan  pendidikan  haruslah memperhatikan beberapa prinsip berikut dalam pengembangannya.

1. Partisipasi  Aktif   

Partisipasi aktif adalah bahwa dalam pelaksanaannya, kegiatan ekstrakurikuler tentunya menuntut  keikutsertaan  peserta  didik  secara  penuh sesuai dengan minat dan pilihan masing-masing. Tidak boleh ada pemaksaan dalam kegiatannya, terkecuali bagi pelaksanaan ekstrakurikuler yang sifatnya wajib seperti pramuka.

2. Menyenangkan 

Sangat penting untuk selalu memegang prinsip menyenangkan. Setiap kegiata ekatra kurikuler yang dilaksanakan dan dikembangkan oleh sekolah haruslah menyenangkan bagi para siswa atau peserta didik yang ikut di dalamnya. Kegiatan ekstrakurikuler harus dilaksanakan dalam suasana yang menggembirakan bagi peserta.

6 Literasi Dasar

6 literasi dasar sebagai dasar program pengembangan ekstrakurikuler di sekolah yang perlu dikembangkan meliputi:

  1. Literasi Baca dan Tulis. Literasi ini berkaitan dengan pengetahuan dan kecakapan dalam memperoleh dan mengolah informasi.
  2. Literasi Numerasi. Seperti namanya, literasi jenis ini berkaitan dengan angka.
  3. Literasi Sains.
  4. Literasi Digital.
  5. Literasi Budaya.
  6. Literasi Finansial.
 
Selengkapnya silahkan klik DI SINI

Sumber gambar: gurubagi

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.